Waduh, Lamborghini Urus Direcall Hanya Gara-gara Stiker!

Otovirtual.com - Mobil mahal, kencang, penuh dengan piranti keselamatan ternyata tidak selalu "aman". Hal ini juga berlaku untuk SUV super dari Italia, Lamborghini Urus. Salah satu SUV terkencang ini ternyata harus direcall hanya karena masalah "sepele". Baca jugaLamborghini Urus Resmi Dilaunching, Jadi SUV Lambo Pertama Sejak 1992

Lamborghini Urus
Lamborghini Urus
"Sepele" yang saya maksud karena memang masalahnya sepele tapi bisa berakibat fatal, bahkan bisa menyebabkan kematian. Sebanyak 83 unit Lamborghini Urus tahun 2019 harus direcall karena masalah stiker. Stiker yang dimaksud adalah stiker atau label mengenai saran keselamatan di sun visor depan. Biasanya kita akan melihat stiker keselamatan yang menyarankan untuk tidak meletakkan baby car seat di jok depan di setiap mobil.

Namun ternyata Lamborghini "lupa" untuk menempelkan stiker ini, dan juga meletakkan informasi ini di buku manual. Sehingga dikhawatirkan pengguna Urus akan menyangka bahwa aman untuk memasang baby car seat di kursi depan. Padahal di mobil manapun akan sangat berbahaya. Ketika terjadi insiden kecelakaan, risiko anak mengalami cedera serius dapat terjadi jika didudukkan di kursi depan. Makanya perlu adanya label peringatan dan informasi agar pengguna mobil dapat mengetahui dengan jelas.
Stiker Larangan meletakkan Baby Car Seat di Kursi Depan Mobil
Stiker Larangan meletakkan Baby Car Seat di Kursi Depan Mobil
Recall ini berlaku untuk produk yang dipasarkan di Australia. Pemerintah Australia menilai kondisi ini tak memenuhi regulasi standar desain kendaraan (ADR 73/00) mengenai perlindungan terhadap tumbukan frontal. Pemilik Urus dihimbau untuk segera mendatangi diler dan juga akan segera dihubungi untuk mendapatkan penggantian sun visor yang sudah dibekali label dan buku manual baru. Jelas, semuanya gratis... masak harus bayar? πŸ˜„

Lamborghini Urus sendiri merupakan SUV yang diproduksi di Sant'Agata Bolognese, Italia. SUV super ini pertama kali dikenalkan pada 2017 dan hingga 30 Juni berhasil terjual sebanyak 2.693 unit, termasuk beberapa unit yang sudah ludes terjual di Indonesia.

Urus memiliki dapur pacu V8 Twin-Turbo berkubikasi 4,0 liter yang mampu menghasilkan daya hingga 650 hp pada 6.800 rpm dan torsi 850 Nm pada 2.250 rpm. Sebagai sebuah SUV super, Urus dijejali beragam mode berkendara yang dapat dipilih penggunannya, untuk menyesuaikan kondisi jalan dan kebutuhan pengendaraan, seperti Strada (Street), Sport, Corsa (Track), Sabbia (Sand), Terra (Off-Road) dan Neve (Snow).


Hubungi dan Ikuti juga Otovirtual.com di media berikut:

Lotus Evija, Calon Hypercar Listrik Lotus dengan Tenaga 2.000 HP

Otovirtual.com - Selama ini publik hanya mengetahui kode "type 130" untuk calon mobil baru dari Lotus. Namun awal Juli kemarin, Lotus mengkonfirmasi nama resmi untuk hypercar ini. Ialah EVIJA yang berarti The First in Existence atau yang pertama ada. Evija merupakan mobil pertama yang akan dihadirkan Lotus setelah "bergabung" dengan raksasa Tiongkok Geely.

Lotus Evija, Calon Hypercar Listrik Lotus
Lotus Evija, Calon Hypercar Listrik Lotus
Desain Evija sangat hypercar banget dengan banyak bagian yang dibuat se-aerodinamis mungkin seperti body samping dengan lekuk dinamis dan berlubang hingga wing spoiler belakang yang cukup besar. Seluruh body-nya dibuat dari serat karbon, bahkan hingga sasis monokoknya yang juga terbuat dari serat karbon utuh. Hal ini membuatnya menjadi hypercar listrik paling ringan yang pernah dibuat, hanya 1.680 kg. CMIIW.
Lotus Evija, Calon Hypercar Listrik Lotus
Pintu Evija ketika dibuka
Lotus Evija, Calon Hypercar Listrik Lotus
Sisi aerodinamis Evija
Selain desain jempolan, Evija akan juga akan dipersenjatai dengan "mesin" perkasa. Total ada 4 motor listrik di masing-masing roda yang mampu mengeluarkan tenaga sedikitnya 2.000 PS atau hampir mendekati 2.000 HP. Torsinya juga badak kuadrat, hingga 1.699 Nm. Dengan bobot ringan dan power "nggilani", Evija akan mampu melesat dari 0 - 100 kph dalam waktu kurang dari 3 detik dan tembus 300 kph dalam waktu kurang dari 9 detik. Top speed? Tembus 321 kph!

Bagaimana dengan chargingnya? Tenaga sebesar itu pasti butuh baterai luar biasa kan?

Tenang saja. Lotus mendesain Evija agar kompatible dengan charger umum 350kW lain. Memang saat ini belum banyak, tapi saat mobil ini hadir, diperkirakan charge 350kW sudah bisa ditemui dengan mudah. Dengan charger ini, untuk mencapai level baterai 80% hanya membutuhkan waktu 12 menit! Dengan tambahan 6 menit berikutnya, maka caterai sudah 100% charged, gila!
Interior Lotus Evija
Interior Lotus Evija
Bagian Belakang Lotus Evija
Bagian Belakang Lotus Evija
Nah, Evija baru akan memasuki jalur produksi tahun 2020 nanti. Hanya ada 130 unit yang dibuat, itulah kenapa kodenya "Type 130". Harganya? Hanya sekitar 1,7 juta pound atau sekitar 29,5 miliar rupiah, belum termasuk pajak! Yang misqueen dilarang nangis 😭


Hubungi dan Ikuti juga Otovirtual.com di media berikut:

Aston Martin Valhalla, Nama Resmi Dari Mobil James Bond Berikutnya

Otovirtual.com - Mobil untuk James Bond ini sebelumnya memiliki codename AM-RB 003. AM adalah Aston Martin sementara RB adalah Red Bull Advanced Technologies, dua perusahaan yang memang bekerjasama untuk membangun mobil ini.

Aston Martin Valhalla, Mobil 007 Berikutnya
Aston Martin Valhalla, Mobil 007 Berikutnya
Belum lama ini, hypercar dengan layout mid-engine karya Aston Martin ini akhirnya secara resmi diberi nama Valhalla. Sebuah nama dari mitologi Nordik kuno yang merupakan surga bagi para prajurit.
"Nama model Aston Martin selalu menarik banyak perhatian. Mereka melakukannya karena mereka selalu menangkap emosi atau menceritakan sebuah kisah. Dalam mengikuti Valkyrie, kami tahu Aston Martin Valhalla perlu membuat pernyataan kuatnya sendiri, sambil menawarkan kontinuitas dan koneksi yang jelas. Mitologi Nordik mengandung bahasa yang begitu kuat dan dongeng yang kaya, dan rasanya sangat tepat jika AM-RB 003 mengikuti tema Valkyrie," kata CEO Aston Martin, Andy Palmer.
Aston Martin Valhalla
Aston Martin Valhalla
Valhalla pertama kali hadir dalam ajang Geneva Motorshow yang diberi mesin hybrid dengan mesin V6 twin turbo plus motor listrik. Tenaganya diperkirakan mencapai 1000 hp, plus dengan transmisi 8 speed ala F1 , LSD dan sistem e-AWD. Targetnya, 0 - 100 kmh hanya dalam waktu 2,5 detik dan tembus top speed 220 mph.
Aston Martin Valhalla di Geneva Motorshow 2019
Aston Martin Valhalla di Geneva Motorshow 2019
Mobil ini hanya akan diproduksi sebanyak 500 unit dengan harga sekitar 2 juta saja, tapi dolar, limited banget. Nggak punya duitnya? Ya tonton saja nanti James Bond 007 di film terbaru... πŸ˜†


Hubungi dan Ikuti juga Otovirtual.com di media berikut:

Jeep Grand Cherokee Trackhawk Catatkan Rekor SUV Tercepat di Es

Otovirtual.com - Ngebut di jalanan aspal itu sudah biasa. Mau mencapai 300 kmh atau 400 kmh juga "gampang" kalau mesinnya gahar. Namun, kalau soal ngebut di atas es, pasti lain cerita karena lintasan es pastinya sangat licin dan sebesar apapun power mesin, kalau tanpa traksi yang bagus ya percuma alis hanya ngesot-ngesot doang.

Jeep Grand Cherokee Trackhawk
Jeep Grand Cherokee Trackhawk di atas es
Nah, inilah yang menjadi tantangan Jeep, dengan membawa Grand Cherokee Trackhawk ke Siberia selatan untuk menghadiri event tahunan Speed Days of the Baikal Ice Motor Sports Festival. Danau Baikal meurpakan danau terdalam dan juga danau air tawar terbesar di dunia. Ketika musim dingin, danau ini membeku dan menjadi tempat yang cocok untuk mencoba mobil 707 Hp ini dalam lintasan sepanjang 12 Km.

Dan untuk mencapai rekor baru, Jeep mengatakan bahwa semua yang tidak perlu telah dicopot dari Trackhawk untuk mengurangi bobot. Selain itu level bahan bakar juga diatur hanya untuk menyelesaikan hot run tersebut. Dan hasilnya, Grand Cherokee Trackhawk memiliki kecepatan rata-rata yang mengesankan, tembus 257 Km/h dengan jarak lebih dari 1 km dengan sistem flying start.
Jeep Grand Cherokee Trackhawk ngebut 280 kmh di atas es
Jeep Grand Cherokee Trackhawk ngebut 280 kmh di atas es
Sementara menurut catatan GPS tracker, top speed yang diraih Trackhawk di danau Baikal ini menyentuh 280 Km/h, yang menjadikannya SUV tercepat di atas es. Rekor ini diakui secara resmi karena diketahui oleh FΓ©dΓ©ration Internationale de l'Automobile (FIA) dan dikonfirmasi oleh Russian Automobile Federation (RAF), mantab!

Sebagai tambahan, di jalan raya Jeep Grand Cherokee Trackhawk mampu mencapai kecepatan 180 mph (290 kmh) dan menjadikan salah satu SUV produksi tercepat yang pernah dibuat. Tentu saja masih ada SUV ganas lain yang lebih cepat, yaitu Lamborghini Urus dan Bentley Bentayga Speed yang mampu meraih top speed 305 kph (189 mph) dan 306 kph (190 mph). Sayangnya kedua monster ini belum dites untuk melaju di atas es.
Jeep Grand Cherokee Trackhawk ngebut 280 kmh di atas es
Jeep Grand Cherokee Trackhawk
Sementara untuk rekor mobil tercepat yang dikendarai di atas es masih dipegang oleh BMW M3 E30 yang diganti dengan Toyota 2JZ yang menghasilkan 1.300 hp dan meraih kecepatan 215,5 mph (346 kmh) dalam event Pekan Kecepatan Swedia di Swedia, beberapa bulan lalu.

Hubungi dan Ikuti juga Otovirtual.com di media berikut:

Inilah R8 Decennium Edition, Cara Audi untuk Rayakan 10 Tahun Mesin V10-nya

Supercar itu Lamborghini sama Ferrari, begitu sepertinya yang diketahui kebanyakan orang di Indonesia. Namun Audi cukup sukses menghadirkan R8 dengan mesin V10-nya 10 tahun lalu. Audi R8 kemudian makin dikenal setelah selalu dipakai oleh Tony Stark dalam film Marvel, Iron Man.

Audi R8 V10 Decennium
Audi R8 V10 Decennium
Ketenaran R8 juga dibuktikan dengan data statistik dari Veygo yang diberi judul judul The World’s Most Desired Supercars. Data ini menunjukkan bahwa Audi R8 menjadi supercar yang paling banyak  dicari di internet mengungguli Bugatti Chiron, Veyron atau bahkan Lamborghini Aventador. Tapi seperti yang saya sebut di awal, ketenaran R8 ini tidak berlaku di Indonesia, karena yang lebih dicari di Indonesia adalah Lamborghini Aventador πŸ˜…
Supercar paling banyak dicari di Internet
Supercar yang paling banyak dicari di Internet
Dan untuk merayakan 10 tahun lahirnya Audi R8 dengan mesin V10-nya, Audi merilis R8 Special Edition dengan nama Audi R8 V10 Decennium. Decennium diambil dari bahasa Latin yang artinya Decade atau 10 tahun. Di tahun 2009 lalu, R8 lahir dengan mesin baru V10, 5.2 liter dengan tenaga 525 hp setelah menggantikan mesin sebelumnya yang "hanya" V8 4.2 liter. Saat ini R8 baru memiliki tenaga 562 hp sementara R8 V10 Performance memiliki tenaga 611 hp.
Mesin Audi R8 V10 Decennium
Mesin Audi R8 V10 Decennium
Audi R8 V10 Decennium hanya tersedia dalam model coupe, dimana mobil ini menjadi semakin istimewa dengan lapisan cat Daytona Grey yang eksklusif dan velg 20 inch matte-bronze. Terlebih, mobil ini hanya dibuat sebanyak 222 unit!

Bagian interiornya sepenuhnya berwarna hitam dengan aksesoris carbon fiber dan pola jahitan berlian untuk joknya. Jahitan kontras dapat ditemukan pada tuas pemindah gigi dan bagian setir. Logo pada center console dikelilingi oleh carbon yang memiliki finishing semi matte khusus yang sudah dipatenkan oleh Audi.
Nomor eksklusif pada Audi R8 V10 Decennium
Nomor eksklusif pada Audi R8 V10 Decennium
Audi R8 V10 Decenium akan mulai dijual dengan harga 222.000 pound atau sekitar 4,1 juta rupiah di Jerman. R8 V10 Decenium tidak akan menggantikan R8 "biasa", namun dijual bersamaan dengan versi terbaru dari R8. R8 V10 Decenium yang eksklusif ini akan diberi nomor individual, sehingga benar-benar eksklusif. 
Interior Audi R8 V10 Decennium
Interior Audi R8 V10 Decennium

Transmisi Audi R8 V10 Decennium
Transmisi Audi R8 V10 Decennium
Audi R8 V10 Decennium
Audi R8 V10 Decennium

Aston Martin Beberkan Mesin V12 Valkyrie, Ini Fakta-faktanya!

Seperti artikel sebelumnya, Aston Martin akan segera merilis hypercar barunya, Valkyrie. Mobil ini dipersenjatai dengan mesin mengerikan, Cosworth V12 6.5 liter N/A. Yups, mesin naturally aspirated, alias tanpa supercharger maupun turbocharger. Baca jugaAston Martin Rilis Foto-foto Hypercar Valkyrie Versi Produksi

Mesin Valkyrie dari Cosworth V12 6.5 liter N/A
Mesin Valkyrie dari Cosworth V12 6.5 liter N/A
Dan baru-baru ini, mesin sangar buatan Cosworth tersebut telah dirilis ke publik. Mesinnya benar-benar sangar dan terlihat sangat ruwet dengan bagian atasnya dibalut lapisan karbon. Mesin ini didesain mampu menghasilkan tenaga lebih dari 1.000 hp dan torsi lebih dari 700 Nm. Ah biasa banget kan sekarang hypercar dengan power lebih dari 1.000 hp?

Eitsss... lihat dulu mesinnya. Semua hypercar ataupun sport car modifikasi dengan tenaga lebih dari 1.000 hp pasti akan dibantu dengan supercharger atau turbocharger, jadi tidak begitu sulit membangunnya. Tapi ini, hypercar N/A dengan tenaga lebih dari 1.000 hp dan tentu saja Road Legal, sangat sulit!
Blok atas dilapis dengan karbon
Blok atas dilapis dengan karbon
Nah, berikut ini fakta-fakta mengenai mesin Costworth V12 6,5 liter yang dicangkokkan pada Aston Martin Valkyrie ini:

1. Mampu digeber hingga 11.100 rpm

Menghasilkan power lebih dari 1.000 hp dari sebuah mesin N/A tentu saja membutuhkan hi-rev engine. Dan ini mampu dilakukan oleh mesin Cosworth V12 6.5 liter ini yang mampu meraih hingga maksimal 11.100 rpm.

Power maksimalnya dihasilkan pada 10.500 rpm, sementara torsi maksimalnya dihasilkan saat 7.000 rpm. Namun, sistem hybridnya diperkirakan akan mengisi torsi tambahan pada rpm bawah, selain menambahkan tenaga hingga jauh melebihi 1.000 hp.

2. Lebih Ringan dari mesin F1 V10

Mesin ini sangat istimewa karena memiliki jeroan yang banyak diadopsi dari mesin F1, seperti conrod titanium, piston spek F1, dll. Seandainya F1 masih menggunakan N/A (bukan turbo seperti sekarang), bisa jadi akan lebih kencang daripada F1.

Dan faktanya berat meisn ini lebih ringan dari mesin F1 V10 Cosworth. Walaupun beratnya melebihi target 200 kg, namun berat mesin ini berhasil dipangkas menjadi hanya 206 kg, lebih berat dari mesin F1 yang mencapai 210 kg. Perbandingan lainnya, mesin V12 6.0 liter milik AM One-77 yang juga berasal dari Cosworth memiliki bobot hampir 300 kg!

3. Waktu pengembangan 2 kali lipat

Mesin untuk balapan seperti F1 "lebih" mudah dikembangkan karena orientasinya hanya untuk track, bisa kencang, bisa belok dan bisa menang. Tapi membuat mesin kencang seperti milik Valkyrie ini memerlukan waktu 2 kali lipat lebih lama. Karena selain harus kencang, bisa bermanuver di track tapi juga harus road legal serta harus bisa memberikan driver experience yang bagus. Dan pastinya juga harus bisa tetep nyaman saat dipakai bermacet-macetan di kota besar. Nah...

4. Lapisan Karbon hanya opsional

Lapisan karbon yang melapisi blok atas mesin ternyata adalah opsional saja. Ini dikarenakan oleh komitmen Aston Martin untuk mengurangi bobot mobilnya, termasuk bobot mesin. Lah, kan cuma lapisan karbon... Eits, walaupun bobot lapisan karbon tersebut cuma sekitar 80 gram namun yang namanya komitmen untuk menurunkan bobot itu yang paling penting, ya harus dilakukan...

5. Ganti oli mesin tiap 6.000 km

Kalau mesin mobil biasanya disarankan untuk ganti oli mesin setiap 5.000 km (atau 10.000 km untuk Toyota), maka mesin Cosworth ini disarankan untuk ganti oli mesin tiap 6.000 km. Joss juga mesinnya ya...

Selain itu, mesinnya ternyata juga cukup kuat untuk melaju hingga 100.000 km tanpa turun mesin. Gila!






Sumber : Carthrottle

Aston Martin Rilis Foto-foto Hypercar Valkyrie Versi Produksi

Dalam waktu dekat, Aston Martin akan segera merilis hypercar terbarunya, Valkyrie. Hypercar ini memang masih dalam pengembangan bersama dengan Cosworth sebagai pemasok mesin dan pembalap F1 Daniel Ricciardo dan Max Verstappen sebagai test drivernya.

Aston Martin Valkyrie
Aston Martin Valkyrie
Menurut Christian Horner, Aston Martin Tim Red Bull Racing Team, Valkyrie saat ini sedang dalam tahap akhir simulasi, dan menyebutkan bahwa mobil ini akan diuji pada akhir tahun ini atau awal 2019. Valkyrie saat ini sedang diuji single-clutch gearbox-nya yang dirancang oleh Chief Technical Officer RBR, Adrian Newey, yang cukup menemui kesulitan untuk menyalurkan power besar ke roda belakang.

Memang mesinnya seperti apa?

Valkyrie akan menggunakan mesin Cosworth V12 6.5 liter N/A dengan tenaga 1.130 hp. Sebagai perbandingan, mobil N/A yang masih dijual dengan mesin V12 6.5 liter paling besar powernya adalah Ferrari 812 Superfast yang hanya memiliki tenaga 789 hp. Jadi sudah terbayang kan bagaimana buasnya Valkyrie ini?

Walaupun masih belum final, namun Aston Martin telah merilis foto-foto Valkyrie versi produksi melalui akun Instagramnya. Tiga buah foto memperlihatkan desain secara keseluruhan yang aduhai. Mobil yang diklaim sebagai "diffuser on wheels" ini sangat futuristik, sama spesial dan futuristiknya seperti McLaren Speedtail atau Mercedes-AMG One.
Futuristiknya Aston Martin Valkyrie Versi Produksi
Futuristiknya Aston Martin Valkyrie Versi Produksi
Selain desain eksterior, Aston Martin juga mengungkapkan gambar interiornya, yang dikatakan mengambil inspirasi dari mobil Formula 1 saat ini. Walaupun setirnya tampak rumit, namun Aston Martin mengklaim bahwa kabin hypercar ini mengambil pendekatan minimalis.
Interior Aston Martin Valkyrie Versi Produksi
Interior Aston Martin Valkyrie Versi Produksi
Nah, kabarnya mobil ini hanya akan diproduksi sebanyak 150 unit, dan lagi-lagi saya harus gigit jari karena ternyata sudah ludes dipesan semua dengan harga 3,2 juta dolar per unitnya πŸ˜…

Hypercar ini Bertenaga 5000 HP, Gila!

Bugatti Chiron yang memiliki tenaga 1500 PS apakah sudah membuat kita berteriak wow? Mungkin iya jika kita belum mengenal mobil yang satu ini. Yups, perkenalkan Devel Sixteen.

Devel Sixteen
Devel Sixteen
Beberapa tahun lalu tepatnya tahun 2013 lalu mobil ini hadir di Dubai Motor Show, namun masih berupa prototype. Konsep mobil ini dijanjikan akan memiliki tenaga paling besar sejagad serta kecepatan yang tiada duanya untuk mobil di darat, yaitu 500 km/jam!
Devel Sixteen
Devel Sixteen
Mobil ini kini hadir kembali di Dubai Motor Show 2017 dengan versi yang hampir mendekati versi produksi. Devel Sixteen menggunakan mesin 12,3 liter V16 quad turbo yang mampu mengeluarkan tenaga 5.000 hp. Versi tes dyno-nya sudah berhasil mencapai 4.515 hp dan target akhirnya adalah 5.000 hp. Gila bin edan....

Nantinya juga akan tersedia versi lebih rendah dengan tenaga 3.000 hp dan 2.000 hp dengan mesin yang berbeda, yaitu V8... mungkinkan disebut Devel Eight?

Kita tunggu saja ya... akankah lanjut ke jalur produksi? Kita nikmati dulu gallery versi (hampir) finalnya πŸ˜…
Gallery Devel Sixteen
Gallery Devel Sixteen
Gallery Devel Sixteen
Gallery Devel Sixteen
Gallery Devel Sixteen
Gallery Devel Sixteen
Gallery Devel Sixteen
Gallery Devel Sixteen
Gallery Devel Sixteen
Gallery Devel Sixteen

RAESR Tachyon Speed, Hypercar Electric 1250HP Dari Negeri Paman Sam

Bicara tentang hypercar listrik, mungkin kita akan langsung tertuju pada Rimac Concept One, hypercar listrik buatan RIMAC Automobili dari Kroasia. Yups, Rimac pernah mempermalukan Ferrari LaFerrari dan Porsche 918 dalam sebuah drag. Rimac Concept One memang cukup fenomenal dengan tenaga dan torsinya yang dahsyat mencapai 1.088 HP dan 1.600 Nm.

Rimac Concept One
Rimac Concept One
Memang untuk urusan drag race, supercar atau hypercar listrik memiliki torsi instan yang super besar sehingga tarikan awalnya akan ngacir-sengacir-ngacirnya, walaupun biasanya dalam jarak yang jauh tetap akan disalip oleh hypercar konvensional berbahan bakar fosil.

Selain Rimac, kita juga pasti pernah mendengar konsep hypercar listrik lainnya seperti Lamborghini Terzo Millennio, Faraday Future Zero1, atau bahkan konsep hypercar listrik dari Singapura, Dendrobium.

Sementara itu di Amerika saat ini juga sedang dikembangkan hypercar listrik lainnya. Bukan Tesla Model S P100D yang memiliki tenaga 760 HP yang snaggup mengalahkan supercar Eropa, melainkan Tachyon Speed.
RAESR Tachyon Speed
RAESR Tachyon Speed
Memang namanya Tachyon, karena nama tachyon merupakan partikel hipotetis yang selalu bergerak lebih cepat dari pada cahaya. Tachyon Speed ​​adalah hypercar all-electric baru yang telah dikembangkan sejak musim panas 2012. Mobil ini dikembangkan oleh Rice Advanced Engineering Systems and Research (RAESR) yang berbasis di California Selatan.

Secara spesifikasi di atas kertas, hypercar ini sungguh luar biasa. Dipersenjatai dengan enam motor listrik yang menghasilkan output gabungan lebih dari 1.250 HP dan torsi instan yang luar biasa sebesar 3.650 pound-feet (4.948 Nm), yups 4.948 Nm. Bukan lagi jambakan maut yang dirasakan pastinya, tapi jambakan setan sekita berakselerasi. Bobotnya hanya 1.338 kg karena menggunakan bahan serat karbon untuk body-nya yang membuat koefisien dragnya 0,39.
Tampak Belakang RAESR Tachyon Speed Concept
Tampak Belakang RAESR Tachyon Speed Concept
RAESR mengklaim bahwa mobil ini akan memiliki akselerasi 0-60 mph (0-96 kph) dalam waktu kurang dari 3 detik dan 0-120 mph (0-193 kph) dalam waktu kurang dari 7 detik. Kecepatan tertingginya mencapai 240 mph (386 kpj) dengan rem karbon kemarik untuk menghentikan laju mobil ini. Kalau melihat top speednya, memang masih kalah jauh dibandingkan Veyron, Chiron ataupun Agera RS, yaahhh... khas mobil listrik yang seperti kurang power di kecepatan tinggi.
RAESR Tachyon Speed
RAESR Tachyon Speed
Ketika berada di kecepatan 150 mph (241 kph), mobil ini akan menghasilkan 400 pound downforce dalam mode low downforce atau lebih dari 1.000 pounds saat berada di konfigurasi high downforce. Untuk mencapai angka tersebut, Tachyon Speed menggunakan sayap belakang aktif yang dapat diatur dan empat sayap depan yang fix.

Mobil litrik masih memiliki keterbatasan daya jelajah saat ini, dan ini menjadi sangat penting bagi Tachyon. RAESR mengatakan bahwa Tachyon Speed ​​dapat menempuh jarak lebih dari 150 mil (241 kilometer) dalam sekali charging ketika berada di kondisi lalu lintas kota.

Tapi ingat, mobil ini masih konsep dan terlalu dini untuk mengatakan apakah Tachyon Speed benar-benar masuk ke jalur produksi. Kita tunggu saja, apakah hanya menjadi konsep seperti supercar/hypercar listrik lainnya atau menjadi seperti Tesla.

Kenalkan Ferrari Portofino, Pengganti California T Yang Super Keren

Sejak diluncurkan tahun 2008 lalu di Paris Motor Show, Ferrari California telah menjadi salah satu mobil Ferrari yang sukses. Tiap tahun ada sekitar 6.000 unit Ferrari California diproduksi, dengan hanya 3 unit saja yang menggunakan varian manual (Wikipedia).

Ferrari California awalnya menggunakan mesin NA 4,3 liter V8 yang mampu memuntahkan tenaga 453 hp dan torsi 458 Nm. Kemudian di tahun 2014, California mendapatkan update dengan lahirnya California T yang menggunakan mesin baru 3,9 liter V8 twin turbo. Generasi kedua Ferrari California ini mampu menghasilkan tenaga puncak 552 hp dan torsi 755 Nm!

Ferrari Portofino
Ferrari Portofino
Sekarang, saatnya California harus pensiun. Ferrari telah menyiapkan penggantinya yang lebih keren, yaitu Ferrari Portofino, yang mengacu ke sebuah kota kecil yang terletak di barat laut Italia. Desain Portofino terlihat sederhana dan simple, namun malah jauh lebih keren dibandingkan dengan California.
Ferrari Portofino, Desainnya ajib bener
Ferrari Portofino, desainnya simple tapi ajib bener
Portofino bukanlah facelift dari California T  karena mobil ini menggunakan sasis baru dan diklaim jauh lebih ringan. Sayangnya, Ferrari belum merilis detail tentang berat pasti mobil ini walaupun pastinya lebih ringan dari model sebelumnya (1.6 ton).
Ferrari Portofino, Perfect!
Ferrari Portofino, Perfect!
Portofino menggendong mesin 3,9 liter V8 turbo yang berbeda dari California T. Piston baru, connecting rods baru, sistem intake baru dan setting mesin baru ini menjadikan Portofino lebih kuat 40 hp. Total tenaga yang dihasilkan mencapai 600 hp pada 7.500 rpm dan torsi 760 Nm yang tersedia dari 3.000 rpm.
Ferrari Portofino, seperti sedang tersenyum
Ferrari Portofino, seperti sedang tersenyum
Dengan tenaga dahsyat dan body ringan, Portofino mampu melaju ke 100 km/h hanya dalam waktu 3.5 detik dimana top speed-nya mencapai lebih dari 320 km/h, atau sedikit lebih tinggi dari California T yang "hanya" 315 km/h.
Interior Ferrari Portofino
Interior Ferrari Portofino
Di bagian interior, Portofino menggunakan touch screen baru 10.2 inci dan desain setir baru. Mobil ini juga diklaim sangat nyaman karena menyediakan jok electric yang bisa disesuaikan sebanyak 18 arah dan juga konfigurasi sandaran yang dimodifikasi untuk memberikan ruang kaki lebih lega. Mantab... kapan saya punya Ferrari πŸ˜€

Search