Kalahkan Perwakilan dari 8 Negara lain, Instruktur Safety Riding AHM Pertahankan Tradisi Juara di Jepang

Otovirtual.com - Mantab, 2 instruktur safety riding dari PT. Astra Honda Motor (AHM) kembali sabet gelar juara pada kompetisi tingkat international di Jepang. Kompetisi The 20th Safety Japan Instructors Competition 2019 ini berlangsung pada 3-4 Oktober 2019 di Suzuka Circuit Traffic Education Center, Jepang. Untuk tahun ini, kompetisi diikuti oleh 75 peserta dari 9 negara yaitu Jepang, Singapura, Thailand, Vietnam, India, Taiwan, Australia, Brazil dan pastinya dari Indonesia.

Aksi Ibnu Fachrizal di kompetisi The 20th Safety Japan Instructors Competition 2019
Aksi Ibnu Fachrizal di kompetisi The 20th Safety Japan Instructors Competition 2019
Para jawara perwakilan dari AHM ini mampu mengungguli peserta dari negara lain dalam menuntaskan beragam materi uji praktik pada kompetisi ini. Dalam uji praktik, para peserta diuji keterampilannya dalam berkendara yang mencakup :
  • Teknik pengereman
  • Keseimbangan serta pengoperasian sepeda motor
  • Posisi berkendara yang baik dan benar dalam berbagai kondisi dalam sesi praktik braking, slalom course dan low speed balance. 
Seluruh peserta juga harus melewati ujian edukasi keselamatan berkendara. Pada ujian edukasi, para peserta dituntut untuk memiliki kemampuan untuk mengajar dalam berbagai kasus yang diberikan oleh tim juri.

Nah, di kelas 400cc, Ibnu Fachrizal instruktur safety riding asal Astra motor Samarinda mempertahankan gelar juara pertama dengan raihan point 2.688, sekaligus mencatatkan dirinya menjadi yang terbaik pada Overall Group CB400. Pada kategori Overall Group CB400, Ibnu meraih poin tertinggi dibandingkan dengan instruktur asal Jepang serta mengalahkan catatan poin dirinya di tahun lalu. Sementara itu, I Gusti Ngurah Agung Iswahyudi dari Astra Motor Denpasar menduduki peringkat ke-3 di kelas 400cc dengan raihan poin 2.276.
"Beban sebagai juara bertahan pasti ada, ditambah dengan kondisi hujan saat sesi Low Speed Balance membuat saya semakin tertekan. Dengan bekal skill yang saya miliki serta terus menjaga kondisi mental, saya mampu mempertahankan juara pertama pada ajang ini. Dengan berbagai hal yang saya dapati di sini, saya akan terus menularkan pengetahuan aman berkendara ini untuk membangun mental masyarakat Indonesia agar tertib berkendara," ujar Ibnu. 
Aksi Samsul Falakh di kompetisi The 20th Safety Japan Instructors Competition 2019
Aksi Samsul Falah di kompetisi The 20th Safety Japan Instructors Competition 2019
Untuk kelas 125 cc, Samsul Falah dari main dealer PT Wahana Makmur Sejati berhasil meraih peringkat ketiga dengan raihan poin 2.164. Pemuda asal Tangerang ini mengatakan, ujian braking menjadi tantangan berat ditambah aspal yang lebih licin dari lokasi uji lainnya.
"Selain Low Speed Balance, sesi Braking menjadi tantangan terberat bagi saya. Dengan latihan yang intensif lebih dari sebulan, saya bisa menjalankan strategi saya dengan baik hingga dapat meraih juara ke-3," ujar Samsul.
The 20th Safety Japan Instructors Competition 2019
The 20th Safety Japan Instructors Competition 2019
Menurut Deputy General Manager Marketing Planning and Analysis AHM Andy Wijaya, raihan ini menjadi bukti instruktur safety riding binaan AHM memiliki kualitas skill yang baik dan sesuai dengan perkembangan ilmu safety riding di dunia.
“Prestasi para instruktur ini menjadi sebuah kebanggaan bagi AHM serta membanggakan bagi Indonesia. Kami berharap ilmu keselamatan berkendara yang di dapatkan pada gelaran ini, dapat di tularkan oleh para instruktur  kepada masyarakat Indonesia khususnya para pengguna sepeda motor," ujar Andy. 
Selamat untuk para pemenang! Semoga tahun depan bisa juara di semua kelas!


Hubungi dan Ikuti juga Otovirtual.com di media berikut:

Seminar Safety Riding di Poltek Batam Bersama Capella Honda, Sarjana Itu #Cari_Aman

Otovirtual.com - Usaha mengedukasi masyarakat Batam dan sekitarnya mengenai keselmatan berkendara terus dilakukan oleh PT. Capella Dinamik Nusantara atau Capella Honda Kepri. Dan mendekati akhir kuartal ketiga tahun 2019 ini, Capella selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Kepri melalui Tim Safety Ridingnya kembali melaksanakan seminar bertema keselamatan berkendara di kampus Politeknik Negri Batam.

Seminar Safety Riding di Poltek Batam
Seminar Safety Riding di Poltek Batam bersama Capella
Seminar ini diselenggarakan pada tanggal 21 September lalu melalui kerjasama Tim Safety Riding Capella Honda dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Politeknik Negeri Batam yang menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang Safety Riding, yaitu Satlantas Polresta Barelang.

Acara yang dibuka dengan sambutan oleh Wakil Presiden Mahasiswa Poltek Batam ini dihadiri seratusan peserta yang merupakan mahasiswa dari berbagai prodi. Selain materi seminar yang disampaikan narasumber, Capella Honda juga menampilkan profil perusahaan yang dipaparkan oleh Supervisor Safety Riding Capella Honda Budi Winarto.

Dalam paparannya, Budi juga menunjukkan pencapaian Tim Safety Riding Honda dalam melaksanakan program edukasi keselamatan berkendara.
"Kami tak hanya mengedukasi masyarakat pengguna aktif sepeda motor, tapi juga semua jenjang pendidikan. Mulai dari TK, SD, SMP, SMA sampai Mahasiswa kami edukasi. Tentu materinya disesuaikan jenjang pendidikannya," ujar Budi.
Yang cukup menarik ada pada sesi diskusi dimana banyak mahasiswa yang mengajukan pertanyaan yang cukup menukik. Sebagai contoh, tentang perilaku beberapa pengemudi kendaraan umum yang kerap ugal-ugalan dan kadang tanpa mengindahkan keselamatan pengguna jalan yang lain. Peserta yang lain juga ada yang mempertanyakan peran Honda dalam upaya membudayakan keselamatan berkendara di jalan raya.

Diskusi berlangsung tertib dan seru yang dipandu moderator dari Capella Honda, Uswatun Hasanah. Waktu yang disediakan selama 1 jam ternyata tidak cukup mengakomodir pertanyaan peserta. Untuk itu moderator mempersilakan peserta yang belum sempat dijawab pertanyaannya untuk
bertanya secara pribadi kepada narasumber. Di akhir acara, panitia memberikan lucky draw menarik kepada peserta yang beruntung.


Hubungi dan Ikuti juga Otovirtual.com di media berikut:

Melalui Tagline Praja Muda #Cari_Aman, Capella Honda Lanjutkan Edukasi Safety Riding ke Sekolah-sekolah

Otovirtual.com - PT. Capella Dinamik Nusantara (CDN) atau yang lebih dikenal dengan Capella Honda terus melanjutkan program edukasi Safety Riding ke sekolah-sekolah di wilayah pemasarannya. Sebagai Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Kepri, Capella langsung tancap gas di bulan Agustus kemarin yang diawali dengan melakukan edukasi di SMKN 3 Batam
yang merupakan sekolah binaan TBSM (Teknik Bisnis Sepeda Motor) Honda yang kemudian dilanjutkan dengan edukasi di SMP Negeri 47 Batam.

Capella Honda Lanjutkan Edukasi Safety Riding di Sekolah-sekolah Batam
Capella Honda Lanjutkan Edukasi Safety Riding di Sekolah-sekolah Batam
Kali ini, edukasi safety riding ini mengusung tagline "Praja Muda #cari_aman", dimana tim Safety Riding Capella Honda memulai edukasi dengan penyampaian pentingnya pengendara menggunakan perlengkapan berkendara yang sesuai. Edukasi kemudian dilanjutkan dengan demo atau praktek berkendara dengan sepeda motor di lapangan. Disitu peserta edukasi ditunjukkan cara pengereman yang benar serta cara melakukan manuver saat berkendara di jalan yang ramai.

Tagline "Praja Muda #cari_aman" ini diambil karena edukasi dilakukan di bulan Agustus dimana setiap tanggal 14-nya diperingati sebagai Hari Pramuka Indonesia. Ooo gitu toh...
"Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena berguna menambah wawasan anak tentang keselamatan berkendara", ungkap Budi 
Antusiasme Siswa mengikuti kegiatan Safety Riding
Antusiasme Siswa mengikuti kegiatan Safety Riding
Kegiatan ini juga dismabut baik oleh SMKN 3 Batam, seperti penuturan dari Hendrika, Humas SMKN 3 di sela kegiatan.
"Harapan kami, kegiatan (edukasi safety riding) ini dapat berlanjut secara reguler," katanya.
Di tempat yang sama, Budi Winarto selaku PIC Safety Riding PT Capella Dinamik Nusantara menyampaikan bahwa pihaknya memang berencana menjadikan SMKN 3 sebagai sekolah binaan Safety Riding.
"Istilahnya sebagai sekolah percontohan Safety Riding. Bukan tidak mungkin nanti akan berkembang ke sekolah-sekolah lain yang dianggap layak," kata Budi.
Budi menambahkan jika ada sekolah yang ingin dikunjungi terkait kegiatan edukasi Safety Riding pihaknya akan dengan senang hati membantu.
"Silakan menghubungi Dealer Honda terdekat, nanti pasti akan diarahkan ke saya," tutup Budi.


Hubungi dan Ikuti juga Otovirtual.com di media berikut:

Safety Riding Goes to School Capella Honda di Sekolah Maranatha Diikuti 100-an Peserta

Otovirtual.com - Tim Safety Riding Capella Honda kembali melanjutkan program Safety Riding Goes to School. Untuk kali ini, tim yang dipimpin oleh Budi Winarto selaku PIC Safety Riding Capella Honda berkunjung ke Sekolah Maranatha di Batu Aji hari Rabu kemarin, 17 Juli 2019.

Safety Riding Goes To School Capella 2019 sambangi Sekolah Maranatha
Safety Riding Goes To School Capella 2019 sambangi Sekolah Maranatha
Seperti biasanya tim Safety Riding Capella melakukan edukasi tentang keselamatan berkendara kepada siswa-siswi sekolah tersebut. Antusiasme peserta tampak dari jumlah yang hadir dimana sekitar 100 peserta mengikuti edukasi yang pertama dilaksanakan oleh tim Safety Riding Capella Honda di semester kedua tahun 2019 ini.

Bagi sekolah Maranatha, kunjungan tim Capella Honda ini merupakan yang pertama yan bertujuan untuk edukasi. Menurut Eleven Silitonga selaku Kepala Sekolah Maranatha, kegiatan ini sangat bermanfaat dan beliau menyambut baik acara ini.
" Bermanfaat bagi para siswa untuk menambah wawasan yang berkenaan dengan keselamatan di jalan raya," kata Eleven Silitonga
Materi yang disampaikan tim berkaitan dengan perilaku dan etika di jalan raya, seperti bagaimana menyeberang yang benat, tempat mana saja yang berbahaya untuk menyeberang, dan lain-lain. Yang pasti,tim Safety Riding Honda juga memberikan pertanyaan seputar pengetahuan siswa tentang rambu-rambu lalulintas.
Antusiasme Peserta Safety Riding Education dari Capella
Antusiasme Peserta Safety Riding Education dari Capella
"Selain jenjang SMP seperti Maranatha ini, kami juga melakukan edukasi ke semua jenjang pendidikan. Tentu dengan materi yang disesuaikan dengan usia serta tingkat pengetahuan peserta," ujar Budi Winarto.
 Sekolah Maranatha sendiri merupakan sekolah ke-15 yang dikunjungi. Dan tidak akan berhenti sampai di sini, karena masih ada beberapa sekolah lagi yang akan disambangi Tim Safety Riding Capella Honda Kepri.
"Bagi sekolah yang ingin dikunjungi dapat menghubungi Dealer Honda terdekat. Pasti kami bantu," kata Budi menutup pembicaraan.


Hubungi dan Ikuti juga Otovirtual.com di media berikut:

Tesla Dituntut Atas Kecelakaan Fatal Model X Terkait Autopilotnya

Tesla memiliki impian yang sangat besar untuk menggantikan "pengemudi" dan menjadikan mengemudi sebagai sebuah kenangan. Sayangnya sistem autopilot yang dikembangkan Tesla untuk mobilnya belum sempurna, dan mengakibatkan salah satu kecelakaan fatal.

Tesla Model X yang Hancur akibat Tabrakan
Tesla Model X yang Hancur akibat Tabrakan
Kecelakaan fatal tersebut terjadi pada bulan Maret tahun lalu, tepatnya 23 Maret 2018 yang menyebabkan Walter Huang, penegmudinya tewas. Setelah sekitar 1 tahun,keluarga Huang memutuskan untuk menggugat Tesla karena kecelakaan Huang dianggap sebagai kesalahan Autopilot Tesla.
Kecelakaan Tesla Model X milik Huang
Kecelakaan Tesla Model X milik Huang
Diketahui, Huang saat itu mengemudikan Tesla Model X di Mountain View, California saat kecelakaan. Dalam gugatannya, sistem autopilot Tesla Model X yang dikemudikan Huang membawa mobilnya ke arah kiri di persimpangan exit jalan utama (gore area) dan menabrak pembatas jalan. Kecelakaan makin parah karena ternyata crash cushion (bantalan untuk mengurangi dampak kecelakaan) sudah rusak karena ditabrak Toyota Prius sebelumnya (12 Maret 2018).
Gore Area
Gore area
Menurut laporan yang dikeluarkan NTSB (Badan Keselamatan Trasportasi Amerika), kecelakaan ini terjadi pada kecepatan 71 mph (114 kmh). Sebelum kecelakaan, Model X telah memberikan peringatan visual 2 kali dan peringatan suara 1 kali agar pengemudi kembali memegang stir untuk mengendalikan mobil. Semenit sebelum kecelakaan, sensor mendeteksi bahwa tangan telah menempel di stir selama 34 detik dan dalam 6 detik sebelum kecelakaan, tangan tidak terdeteksi berada di stir.
Kecelakaan Tesla Model X milik Huang
Kecelakaan Tesla Model X milik Huang
8 detik sebelum tabrakan, mobil tercatat melaju dengan kecepatan 65 mph (104 kmh) dan sedetik kemudian, sistem autopilotnya membawa mobil ini ke arah kiri mengikuti mobil di depannya. 4 detik sebelum kecelakaan, model X ini tidak lagi mengikuti mobil di depannya dan mulai menambah kecepatan karena cruise control disetting 75 mph (120 kmh). Model X ini kemudian menabrak pembatas jalan tanpa pengereman dan mengakibatkan Walter Huang tewas.

Selain menuntut Tesla, keluarga Huang juga menuntut pemerintah California karena ketidakmampuannya untuk segera memperbaiki crash cushion yang diduga memperparah dampak kecelakaan Huang.

Sumber : Carscoops

Pembalap Ini Menjadi Orang Pertama yang Ngedrift Sepanjang Nurburgring

Setiap pabrikan mobil kencang selalu berlomba-lomba untuk menaklukkan Nurburgring alias Neraka Hijau. Lap time yang diraih menjadi acuan seberapa cepat sebuah mobil berhasil menaklukkan sirkuit legendaris ini. Namun itu tidak berlaku bagi Ford dan Vaughn Gittin Jr yang justru berusaha untuk menjadi mobil dan manusia tercepat di Nurburgring tapi dengan cara drifting.

Ford Mustang RTR Ngedrif di Nurburgring
Ford Mustang RTR Ngedrif di Nurburgring
Yups, Vaughn Gittin Jr telah menjadi pembalap pertama yang sukses menaklukkan Nürburgring Nordschleife (20.7 km) dengan cara ngedrift. Mobil yang digunakan adalah Ford Mustang RTR Drift yang memiliki mesin V8 5.0 liter supercharged dengan tenaga hingga 900 Hp!

Sayangnya, Ford tidak merilis detail tentang event ini, namun terlihat dalam tayangan Youtube bahwa menjadi orang pertama yang melakukan drifting sepanjang Nürburgring bukanlah tugas yang mudah. Vaughn Gittin Jr harus menghabiskan tiga set ban untuk melahap sirkuit ini. Monggo silakan dilihat video Youtube berikut ini:
“Saya tidak mengenal 'Green Hell' sebaik yang saya kira. Segalanya berubah ketika kita ngepot-ngepot di sirkuit ini di kecepatan yang cukup tinggi," ungkap Vaughn Gittin Jr. 
Mantab!

Capella Honda Lanjutkan Sosialisasi Safety Riding di SMA Negeri 19 Batam

Kegiatan sosialisasi safety riding tetap berlanjut di bulan Ramadhan tahun ini. Kali ini, program safety riding kembali mengunjungi salah satu sekolah menengah yang ada di kota Batam. program yang biasa dikenal dengan Safety Riding goes to School ini mengunjungi SMA Negeri 19 di daerah Tanjung Uncang, Batam.

Safety Riding goes to School di SMA Negeri 19 Batam
Safety Riding goes to School di SMA Negeri 19 Batam
Safety Riding goes to School merupakan program yang digelar reguler oleh PT. Capella Dinamik Nusantara wilayah Kepri. Di SMA N 19 ini, sekitar 100 siswa siswi mengikuti kegiatas sosialisasi safty riding ini. Puasa tidak menghalangi tim Safety Riding Capella Honda dan para peserta untuk mengikuti kegiatan ini. Walaupun demikian program Safety Riding goes to School di semester pertama 2018 ini juga mendapatkan sedikit kendala, antara lain beberapa sekolah yang sudah libur di bulan Juni ini, dimana untuk SMA 19 sendiri edukasi dilakukan di hari pembagian rapor.
Sekitar 100 peserta antusias dalam acara ini
Sekitar 100 peserta antusias dalam acara ini
"Kesulitan kami adalah sekolah-sekolah sudah memasuki masa liburan. Sebenarnya masih ada satu target sekolah lagi di bulan Juni ini untuk diedukasi. Namun berhubung libur sekolah, maka tim Safety Riding Capella Honda mengundurkan pelaksanaannya hingga KBM dimulai lagi di bulan Juli," kata Budi Winarto, Safety Riding Instructor PT. Capella. 
Sosialisasi safety riding di sekolah ini mendapatkan dukungan dan apresiasi dari pihak sekolah. Dra. Nelly Chandrawati, MM.Pd Kepala Sekolah SMA Negri 19 menyampaikan apresiasinya terkait penyelenggaraan acara edukasi Safety Riding ini.
"Sangat baik dan bermanfaat untuk siswa-siswi SMAN 19. Perlengkapan yang digunakan juga amat mendukung kegiatan secara keseluruhan,"  ujar Nelly. 
Penjelasan dari Instruktur Safety Riding Honda
Penjelasan dari Instruktur Safety Riding Honda
Hingga penyelenggaraan safety riding di SMA19 ini, maka total sudah ada 13 sekolah yang mendapatkan sosialisasi dan edukasi dari Tim Safety Riding Capella Honda. Tentunya masih ada banyak lagi sekolah yang akan disambangi nanti di semester kedua 2018.

Honda sendiri tetap terus berkomitmen untuk berkontribusi dalam upaya membudayakan keselamatan berkendara di masyarakat. Tujuannya tak lain adalah untuk menekan angka kecelakaan lalulintas di Indonesia yang terbilang sangat tinggi. Dan salah satunya dengan melaksanakan program Safety Riding goes to School ini.

Search