Home » , » Inilah Honda CBR1000RR-R 2020, Teknologi RC213V Yang Diturunkan Pada Mesin Inline 4

Inilah Honda CBR1000RR-R 2020, Teknologi RC213V Yang Diturunkan Pada Mesin Inline 4

Otovirtual.com - Rumor yang menyebutkan lahirnya generasi baru CBR1000RR Fireblade sejak awal tahun akhirnya terjawab sudah. Honda resmi memperkenalkan CBR1000RR 2020 dengan tambahan R di belakangnya. Inilah CBR1000RR-R yang hadir dalam varian SP dan Non SP.
Honda rilis CBR1000RR-R 2020
Honda rilis CBR1000RR-R 2020
Bukan hanya tambahan R saja untuk superbike flagship ini, namun semua bagian juga turut berubah. Tentunya ini sejalan dengan ambisi Honda dan HRC untuk kembali memenangkan gelar juara WSBK yang sudah sekitar 12 tahun gagal diraih. Iyes, CBR1000RR-R merupakan senjata pamungkas Honda untuk kembali bersaing di barisan depan WSBK dengan menghadirkan segudang fitur RC213V ke dalam motor masspro ini.
CBR1000RR-R Born to Race
CBR1000RR-R Born to Race
Walaupun banyak yang "diturunkan" dari RC213V yang telah mebawa Marquez juara MotoGP berkali-kali, namun CBR1000RR-R tidak mewarisi mesin V4-nya yang sempat dirumorkan. Honda tetap mempertahankan mesin inline 4 di CBR1000RR-R ini, walaupun tentunya dengan ubahan total pada jeroannya. Apa saja yang berubah?
Piston CBR1000RR-R
Piston CBR1000RR-R
Conrod CBR1000RR-R
Conrod CBR1000RR-R
Rocker Arm CBR1000RR-R
Rocker Arm CBR1000RR-R
Yang pertama tentu saja adalah bore dan strokenya yang kini sama dengan RC213V. CBR1000RR-R memiliki bore x stroke 81mm x 48,5mm, berubah dari yang sebelumnya 76mm x 55mm. Hal ini menjadikan CBR1000RR-R memiliki bore terbesar di kelas 1.000cc inline 4. Selain itu juga perubahan di bagian:
  • Valve train baru dengan sistem penggerak semi-cam
  • Camshaft dengan lapisan DLC (Diamond Like Carbon)
  • Conrod baru Titanium dengan bobot 50% lebih ringan
  • Forged piston dengan bahan Aluminium A2618, sama dengan RC213V
  • Knalpot baru kerjasama dengan Akrapovic
  • Ram-air baru seperti RC213V
  • Aero wing 3 layer di bagian fairing samping, dll
Dengan beberapa ubahan tersebut, tenaga CBR1000RR-R naik drastis dari sebelumnya 189hp menjadi 215hp @14.500 rpm dan torsi menjadi 113 Nm @12.500 rpm. Terlihat RPM maksimalnya juga naik dari sebelumnya 13.000 rpm. Jelas CBR1000RR-R ini track-oriented banget!

Selain ubahan pada sektor performa, bagian elektronik juga banyak memiliki fitur baru, seperti:
  • Electronic throttle (TBW)
  • 3 riding modes
  • 5-stage power control
  • 3-stage engine brakes control
  • 3-stage anti wheelie
  • 9-level HSTC
  • 3-level HESD (Honda Electrinic Steering Damper)
  • Start Mode Control, yang bisa disesuaikan RPM-nya ketika Start
  • Panel speedometer pintar dengan layar 5 inci
Hebatnya lagi, baik varian SP maupun Non SP memiliki spek mesin yang sama. Perbedaan antara varian SP maupun Non SP adalah pada piranti pengereman dan suspensi saja.
  1. Suspensi
    • CBR1000RR-R varian Non SP menggunakan shock depan SHOWA 43mm fully adjustable inverted front fork dan suspensi belakang SACHS fully adjustable multi-link rear suspension.
    • CBR1000RR-R SP menggunakan Ohlins NPX 43mm electronic Fully adjustable inverted front fork dan suspensi belakang menggunakan Ohlins TTX36 electronic rear suspension. 
  2. Pengereman
    • CBR1000RR-R varian Non SP dengan rem double disk 330mm Nissin 4 calipers + ABS
    • CBR1000RR-R SP menggunakan Brembo Stylema 4 calipers + ABS
Paling gampang dilihat sih untuk yang Non SP memiliki shock depan USD warna hitam, sementara versi SP berwarna Gold hehe...










Hubungi dan Ikuti juga Otovirtual.com di media berikut:

0 comments:

Post a Comment

Search