Home » , » City Rolling Keliling Batam Bersama GSX-R150 dan GSX-S150

City Rolling Keliling Batam Bersama GSX-R150 dan GSX-S150

Dalam acara launching Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150 di Batam tanggal 28 Maret kemarin, komunitas pecinta Suzuki juga mendeklarasikan terbentuknya GSX Club Indonesia (GCI) Regional Batam.
Siap gas GSX-R150 & GSX-S150 bersama Suzuki dan GCI
Sebelum deklarasi di Nagoya Hill Mall, GCI Regional Batam ini juga disupport oleh BSC (Batam Satria FU150 Community) untuk konvoi city rolling keliling kota Batam. City Rolling dimulai dari halaman parkir Indomobil Batam dengan tujuan akhir di Nagoya Hill Mall, tempat berlangsungnya Launching Suzuki GSX Series. Dari Indomobil, 3 buah GSX-R dan 3 buah GSX-S sudah disiapkan untuk kita explore. Let's go, sudah full gear nih...

City Rolling ini dibagi menjadi 4 etape dengan jarak tempuh total hampir mencapai 70 km. Etape pertama adalah dari Suzuki Indomobil Batam menuju ke Suzuki Roda Mas Batu Aji, sejauh kurang lebih 25 km. Kondisi cuaca yang tidak menentu karena berubah-ubah dari hujan - reda - hujan membuat start sedikit delay. Sekitar jam 09.30 konvoi dimulai, yang dipimpin oleh pihak Kepolisian dari Polresta Barelang. Di etape 1 ini, saya mengendarai Suzuki GSX-R150 warna hitam! Wah pegel nggak ya?
Rute City Rolling Keliling Batam
Sekitar setengah perjalan ternyata hujan turun dengan lebatnya... jiahhh basah semua jadinya. Kondisi hujan deras, handling GSX-R150 tetap enak untuk diajak rolling di atas aspal yang basah. Saya sempat berhenti di SPBU untuk melepas action cam karena casenya bukan yang waterproof. Ketinggalan jauh membuat saya harus menggeber motor ini ditengah hujan super lebat. Ehh... ternyata kok tetep enak aja ya di atas 80 km/jam, hujan deras lagi...
Hujan deraspun tetap ngacir
Setibanya di Suzuki Batuaji, hujan sudah reda. Lapar nih karena belum makan nasi dari pagi wkwkwk... 😆😆😆 Eh, pas pula Suzuki sudah menyiapkan pengganjal perut. langsung hajar deh!

Sekitar 30 menit kemudian, city rolling dilanjutkan menuju ke Jembatan Barelang. Etape 2 ini ditempuh dalam waktu 20 mneitan saja karena hanya berjarak sekitar 13 km. Di jembatan ikon kota Batam ini, kami hanya berhenti sebentar untuk foto-foto karena sebenarnya memang tidak boleh nongkrong di atas jembatan. Cukup 2 - 3 menit untuk foto-foto dan lanjut ke etape 3.
Foto-foto dulu di Jembatan Barelang

Foto-foto dulu di Jembatan Barelang, Ikon kota Batam
Untuk Etape 3, dari Barelang kami menuju ke Dealer Suzuki di Kurnia Djaja Alam (KDA) Batam Center. Saya masih setia dengan GSX-R150 untuk menempuh jarak sekitar 21 km. Menuju ke tujuan ketiga, konvoi agak dipercepat, speed sekitar 80 ke atas karena memang jalanan sepi setelah hujan. Sesampainya di tujuan, kembali kami beristirahat sekitar 30 menit.
Gass teruss...
Total sekitar 60 km saya mengendarai GSX-R150. Motor dengan setang underyoke yang nunduk habis ini cukup membuat tangan saya pegal. Bohong kalau saya tidak mengatakan pegal, karena saya memang sudah lama tidak naik motor sport underyoke dengan jarak yang lumayan jauh. 😤 Ingat hanya pegal saja, bukan sakit ataupun kesemutan. Dijamin nggak bakalan kapok deh naik motor ini dengan segala kelebihannya...

Dari KDA menuju tujuan akhir di Nagoya Hill, giliran saya akan nyemplak GSX-S150! Di etape keempat, baju dan jaket yang basah akibat hujan deras sudah mulai mengering. Tidak sabar rasanya ingin segera merasakan nikmatnya sensasi naked bike DOHC 150cc overbore ini 😎
Nih GSX-S150 yang saya pakai
Pertama naik GSX-S150... lhah kok enak banget ya posisi setangnya. Sedikit berbeda dengan CB150R maupun Vixion feelnya. Menurut saya, malah agak mirip ke Xabre riding positionnya. Penggunaan setang fatbar dan suspensi depan yang lebih panjang dibandingkan GSX-R150 memang membuat GSX-S150 lebih nyaman, khas motor street touring. 10 km dengan GSX-S150 jadi nggak terasa 😋
Sampai juga di TKP, Nagoya Hill Mall
GCI Regional Batam
Setelah merasakan riding dengan GSX-R150 dan GSX-S150 sejauh kurang lebih 70 km, beberapa poin bisa saya simpulkan dari 2 motor ini, yaitu :
  1. Untuk GSX-R150, secara desain memang sporty banget, nunduk dengan setang underyoke-nya. Jika belum biasa dengan setang underyoke, mungkin akan cepat pegal tangannya.
  2. Tarikan motor ini alus tapi nampol, sejak ytarikan bawah susah sangat terasa tarikannya. DOHC Overbore tapi tarikan bawahnya superb untuk ukuran 150 cc.
  3. Nafasnya panjang banget... nggak habis-habis kalau buat ngebut. Eitss... tetap hadit-hati ya!
  4. Ringan dan lincah untuk dipakai di jalanan perkotaan
  5. Spatbor belakang yang aslinya sangat besar bisa dilepas hinggga terlihat sangat sporty. Konsekuensinya, cipratan roda belakang tidak ada penghalangnya dan membuat boncengers langsung kotor jika hujan
  6. Suspensinya cukup baik meredam goncangan, tapi tidak empuk banget. Sangat cocok untuk di geber di sirkuit.
  7. Untuk GSX-S150, posisi setang enak banget jadi buat meliuk-liuk di kala macet ya no problemo. Tuas pemindah gigi yang ada 2 (depan belakang) membuat lebih enak ketika pindah gigi, bisa pilih depan atau belakang. Dan tuas belakang juga membuat sepatu lebih awet biasanya 😝😝
  8. Konsumsi BBM saya rasa cukup irit, buktinya sejauh 70 km hanya berkurang 1 strip saja indikator BBMnya
  9. Intinya, baik yang R maupun yang S, dua-duanya menawarkan sensasi tarikan maut dari motor 150 cc dengan nafas yang sangat panjang. Jika ingin riding lebih nyaman dan santai, pilihlah GSX-S150. Dan pilih GSX-R150 jika ingin tampil sporty, suka cornering di sirkuit dan nongkrong sama teman atau gebetan 😃

0 comments:

Post a Comment

Search