Home » » 10 Negara Dengan Jumlah Kecelakaaan di Jalan Raya Terbanyak, Indonesia Nomor Berapa?

10 Negara Dengan Jumlah Kecelakaaan di Jalan Raya Terbanyak, Indonesia Nomor Berapa?

Hampir tiap hari saya melihat kecelakaan di jalan raya, terutama di Batam yang lalulintasnya sangat semrawut. Yups, di dunia, kecelakaan lalu lintas masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi. Bahkan menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), tiap hari ada sekitar 752 pejalan kaki dan 786 pengguna kendaraan tewas di dunia.
Kecelakaan di Batam beberapa waktu lalu
Bukannya sok tahu, tapi saya yakin jumlah kecelakaan di negara berkembang jauh lebih banyak dibandingkan dengan di negara maju. Minimnya infrastruktur, kesadaran berlalu lintas yang baik, standar keamanan kendaraan dan hukum berkendara yang kurang memadai mungkin menjadi pemicu banyaknya kecelakaan di negara berkembang. Kalau kita ke Jepang, negara yang sangat terkenal dengan kedisiplinannya, terlihat bahwa lalu lintasnya sangat rapi, saling menghargai pengguna jalan lain, terutama pejalan kaki dan pengguna sepeda. Beberapa kali ke Jepang, saya belum pernah melihat satupun kecelakaan lalu lintas... hebat!
Salah satu pemandangan lalu lintas di Jepang
Dan benar saja, menurut data dari Autoguide (data dari Global Status Report on Road Safety 2015 – WHO), 10 negara dengan tingkat kematian akibat kecelakaan lalu lintas tertinggi di dunia adalah negara berkembang. Apakah Indonesia masuk daftar? Mari kita lihat...

1. Libia
Peringkat pertama datang dari Afrika. Sepeninggal Muamar Khadafi, Libia terlihat makin tidak karuan. Tahun lalu, total ada 4.554 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di jalan.
WHO memperkirakan, rata-rata 73,4 orang per 100.000 penduduk tewas akibat kecelakaan lalu lintas. Penyebabnya hukum negara lemah mengatur soal safety belt, batas kecepatan sampai mengemudi mabuk.

2. Thailand
"Pesaing" Indonesia dalam hal produksi kendaraan bermotor di Asia Tenggara ini ternyata memiliki tingkat kecelakaan lalu lintas yang snagat tinggi. Perkiraan WHO, rata-rata 36,2 orang per 100.000 penduduk tewas akibat kecelakaan lalu lintas.

3. Malawi
Malawi menjadi negara ketiga dengan tingkat kematian akibat kecelakaan lalu lintas tertinggi di dunia. Perkiraan WHO, rata-rata 35 orang per 100.000 jiwa tewas di jalan. WHO melaporkan, pada 2015 ada 5.732 total kematian di jalanan Malawi.

4. Liberia
Liberia menjadi negara keempat dalam tingkat kematian akibat kecelakaan lalu lintas tertinggi di dunia. Diperkirakan oleh WHO, rata-rata 33,7 per 100.000 orang meninggal di jalan.

5. Kongo
Masih negara di Afrika, Republik Demokratik Kongo menempati posisi kelima. Diperkirakan 33,2 orang per 100.000 penduduk tewas di jalan.

6. Tanzania
Republik Persatuan Tanzania mengisi posisi keenam. Rata-rata 32,9 orang dari 100.000 penduduk meninggal dunia di jalan. Tahun 2015, ada 16.211 nyawa melayang di jalan.

7. Republik Afrika Tengah
Republik Afrika Tengah menempati posisi ketujuh dalam daftar. Rata-rata 32,4 orang per 100.000 penduduk tewas di jalan raya. Pada 2015, tercatat 1.495 kasus kematian akibat kecelakaan lalu lintas.

8. Iran
Iran menjadi negara kedelapan dalam daftar ini. Rata-rata 32,1 orang per 100.000 penduduk tewas di jalan waya. Tahun lalu ada 24.896 kematian di jalan.

9. Rwanda
Rwanda menjadi negara kesembilan dalam daftar negara dengan angka kematian lalu lintas tertinggi di dunia. Rata-rata 32,1 jiwa per 100.000 penduduk tewas di jalan raya. Tahun 2015, ada 3.782 jiwa meninggal dunia di jalan.

10. Mozambik
Mozambik menjadi negara terakhir dalam daftar 10 negara dengan angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas teringgi di dunia. Rata-rata 31,6 orang meninggal per 100.000 penduduk. Selama 2015, ada 8.173 kasus kematian akibat kecelakaan lalu lintas di Mozambik.

Indonesia? Alhamdulillah tidak masuk dalam daftar. Namun, jangan senang dulu. Negara kita masih jauh dari kata aman ketika sudah masuk ke jalan raya. Berdasarkan data Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia sepanjang 2015 sedikit turun dari 2014. Tahun lalu, hampir 27.000 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Dari jumlah tersebut, mayoritas korban adalah pengendara sepeda motor dengan usia produktif. Ediyan...

So, mari kita tingkatkan keselamatan berlalu lintas. Nyawa tidak bisa dibeli bro...

0 comments:

Post a Comment

Search