Home » » Data dan Fakta MotoGP Motegi, Apa Saja?

Data dan Fakta MotoGP Motegi, Apa Saja?

Sirkuit Twin Ring di Motegi, Jepang digunakan sebagai sirkuit MotoGP sejak tahun 1999 lalu, namun baru secara reguler dan berturut-turut menggelar MotoGP mulai tahun 2004. Berada di distrik Kanto Utara, sirkuit ini hanya berjarak sekitar 100 km sebelah utara dari Bandara Narita atau 40 km dari Utsunomiya dan 30 km dari Mito.
Pict : Google
Awalnya sirkuit Motegi dibangun oleh Honda sebagai fasilitas uji coba pada Agustus 1997. Tapi kemudian mulai 1999, sirkuit ini telah ditunjuk untuk menggelar MotoGP. Nah, jadi bisa dibilang sirkuit ini merupakan Sirkuit milik Honda, dan memang sejarah mencatat bahwa Honda memiliki jumlah kemenangan terbanyak di sirkuit ini.

Sirkuit Twin Ring Motegi yang memiliki panjang total 4,801 kilometer, ini menjadi seri ke-15 dari total 18 seri musim ini. Berikut data fisik sirkuit Motegi :

  • Panjang: 4,8 km
  • Jumlah tikungan: 14 (6 ke kiri, 8 ke kanan)
  • Lebar lintasan: 15 meter
  • Lintasan lurus terpanjang: 762 meter
  • Lomba MotoGP: 24 putaran
  • Total jarak tempuh: 115,2 km
MotoGP Motegi 2016
Hingga seri ke-15 musim ini, ada beberapa fakta dan data menarik untuk sirkuit Motegi ini. Apa saja? Mari kita lihat...
  1. Sirkuit Motegi pertama kali menggelar MotoGP tahun 1999. Tahun ini akan menjadi yang ke-14 kalinya Motegi menyelenggarakan MotoGP Jepang.
  2. Tahun 2004, Sirkuit Motegi secara rutin menggelar MotoGP menggantikan Sirkuit Suzuka.
  3. Sejak diperkenalkannya kelas MotoGP pada tahun 2002, Honda memenangkan enam balapan MotoGP di Motegi (2002, 2003, 2004, 2011, 2012, 2015). Total kemenangan Honda menjadi 7 kali jika kemenangan Rossi di GP 500 cc pada 2001 ikut dihitung.
  4. Yamaha memenangi balapan MotoGP di Motegi sebanyak empat kali (2008, 2009, 2013, 2014).
  5. Ducati juga mengantongi 4 kemenangan di Motegi, yaitu tahun 2005, 2006, 2007, 2010. Kemenangan terakhir Ducati adalah bersama Casey Stoner pada tahun 2010. Hasil terbaik untuk Ducati di Motegi sejak 2010 adalah posisi finis  kelima lewat Andrea Dovizioso pada tahun 2014 dan 2015.
  6. Suzuki bersama Kenny Roberts Jr. menang pada kelas GP 500cc di tahun 1999 dan berhasil mengulang kemenangannya pada tahun 2000. Sayangnya Suzuki hanya memiliki hasil terbaik di posisi kelima setelah era MotoGP lewat John Hopkins di tahun 2005.
  7. Total ada delapan pembalap Jepang yang telah menang di Motegi dalam balapan kandang mereka yaitu Masao Azuma - 125 cc / 1999, Shinya Nakano - 250cc / 1999, Daijiro Kato - 250cc / 2000, Youichi Ui - 125 cc / 2001, Tetsuya Harada - 250cc / 2001, Makoto Tamada - MotoGP / 2004 & Hiroshi Aoyama - 250cc pada tahun 2005 dan 2006.
  8. Dani Pedrosa merupakan pembalap dengan kemenangan terbanyak di Motegi (3 x MotoGP, 1 x 250cc, dan 1 x 125cc). 
  9. Empat pembalap lain yang memiliki tiga kemenangan di Motegi adalah Loris Capirossi (3 x MotoGP), Toni Elias (2 x 250cc, 1 x Moto2), Mika Kallio (2 x 125cc, 1 x 250cc) dan Jorge Lorenzo (3 x MotoGP ).
  10. Pembalap Jepang terakhir yang berhasil naik podium adalah Hiroshi Aoyama sebagai runner-up di kelas 250 cc pada tahun 2009.
  11. Pembalap dengan Pole Position terbanyak di Motegi adalah Jorge Lorenzo dengan 4 pole, disusul oleh Loris Capirossi (3 pole) dan Andrea Dovizioso (2 pole).
  12. Lap tercepat di Motegi adalah Jorge Lorenzo (Yamaha/2015), dengan waktu 1 menit 43,790 detik (kecepatan rata-rata 166,5 km/jam) 
  13. Rekor sirkuit juga menjadi milik Jorge Lorenzo (Yamaha/2014) dengan 1 menit 45,350 detik (kecepatan rata-rata 164,0 km/jam)
  14. Selain itu, pole position terbaik juga masih menjadi milik Jorge Lorenzo (Yamaha/2015), 1 menit 43,790 detik (kecepatan rata-rata 166,5 km/jam)
  15. Top Speed di sirkuit ini adalah 341,3 km/jam yang ditorehkan Andrea Iannone (Ducati) tahun 2015 lalu.
Kemudian dengan data dan fakta di atas, bagaimana kira-kira untuk tahun ini? Kalau melihat hasil FP1 dan juga beberapa tahun ke belakang, sepertinya Dovizioso, Lorenzo dan Dani Pedrosa cukup layak untuk menjadi kandidat juara. Namun tetap saja, Marquez dan Rossi juga sangat kuat di musim ini, keduanya juga sangat mungkin untuk tampil ngotot demi mengamankan poin.




0 comments:

Post a Comment

Search