Home » , » Mitsubishi Recall Outlander Sport Karena Masalah Pada CVT

Mitsubishi Recall Outlander Sport Karena Masalah Pada CVT

Mitsubishi harus melakukan penarikan atau recall untuk mobil Outlander Sport di Amerika Serikat. Sejumlah 45.731 unit Outlander Sport yang beredar di negara tersebut harus diperbaiki karena ada masalah di bagian gearbox CVTnya.

Mitsubishi Outlander Sport
Menurut informasi yang dikeluarkan oleh National Highway Traffic Safety Administration, masalah di bagian CVT ini bermula dari penjepit selang yang mungkin tidak terpasang dengan benar saat perakitan CVT sehingga memungkinkan cairan transmisi bocor, dan berpotensi menghilangkan fungsi transmisi serta meningkatkan resiko kecelakaan/kebakaran. Hingga saat ini belum dilaporkan adanya insiden akibat kebocoran cairan transmisi CVT ini.

Untuk Outlander Sport yang direcall adalah Mitsubishi Outlander Sport yang diproduksi antara 25 Juni 2014 hingga November 25, 2015 dengan basis mesin 2.0 liter dan opsi CVT.

Nah, bagaimana dengan Outlander Sport di Indonesia? Seperti kita ketahui, bulan Juni 2016 kemarin, Mitsubishi Indonesia me-recall ratusan ribu mobil akibat berbagai macam masalah. Sebanyak 124.435 unit mobil ditarik untuk diperbaiki, yaitu :
  • Penggantian airbag inflator untuk 10.927 Strada Triton Exceed dan GLS AB produksi tahun 2006-2014 dan 61 unit Lancer GLX dan SEI produksi 2007-2010
  • Aplikasi grease combination switch untuk Pajero Super Exceed 3.8 sebanyak 62 unit (2008 sampai 2013), Pajero Sport (2009–2014) sebanyak 67.889 unit, Delica (2014) sebanyak 71 unit, Lancer EX & Lancer Evolution (2009–2010) sebanyak 1.401 unit, dan Strada Triton (2009–2010) sebanyak 53.778 unit
  • Penggantian ETACS ECU untuk 79 unit Lancer EX dan Lancer Evolution (2009–2010). 
  • Penggantian fuel tank pada 740 unit L300 (2014)
Recall Mitsubishi Indonesia Juni 2016
Nah daftar mobil yang di-recall tersebut, tidak terdapat Mitsubishi Outlander Sport. Apakah nantinya Outlander sport di Indonesia juga akan di-recall karena masalah CVT ini? Kita tunggu saja informasi dari Mitsubishi Indonesia (KTB). Yang jelas, recall bukan karena produk tersebut merupakan produk gagal, melainkan sebuah bentuk tanggung jawab produsen kepada konsumen untuk membuat produknya menjadi se-aman mungkin. Jadi kalau memang ada masalah, sebaiknya segera di-recall bukan...?

0 comments:

Post a Comment

Search