Suzuki Resmi Rilis Spesifikasi dan Foto Suzuki Jimny 2019, Ada 2 Varian!

Sebelumnya Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439H, Mohon maaf lahir batin... Akhirnya bisa update lagi setelah puas liburan 😅

Suzuki Jimny 2019
Suzuki Jimny 2019
Masih ingat dengan Suzuki Jimny 2019 yang beberapa kali kena jepret? Setelah beberapa kali muncul secara tidak resmi dari foto-foto spyshot, Suzuki akhirnya merilis foto resmi Jimny terbaru 2019 sekaligus spesifikasinya, walaupun belum lengkap. Tidak banyak fitur ataupun hal baru dari mobil offroad kecil kotak yang diilis oleh Suzuki. Yang jelas, Jimny terbaru masih akan hadir dengan bentuk boxy yang terlihat sangat gagah dan kokoh, chasis ladder frame dan sistem part-time AWD.
Chassis Suzuki Jimny 2019
Chassis Suzuki Jimny 2019
Selain itu, Jimny terbaru juga akan ditawarkan dalam 2 varian, yaitu Jimny dan Jimny Sierra. Jimny akan menggendong mesin 660cc yang akan bersaing dengan kei car lainnya di Jepang yang jumlahnya bejibun, sementara Jimny Sierra akan menggunakan mesin 1.5 liter 4 silinder. Keduanya akan dilengkapi dengan transmisi 4 percepatan otomatis atau 5 percepatan manual.
Suzuki Jimny 2019
Suzuki Jimny 2019
Suzuki Jimny Sierra 2019
Suzuki Jimny Sierra 2019
Kedua varian ini bisa dibedakan dari bumper depannya yang sedikit beda serta overfender warna hitam untuk Jimny Sierra. Untuk warnanya, Suzuki Jimny baru akan tersedia dalam 3 pilihan warna two-tone dan 5 warna biasa.

Di bagian dalam, kabin Suzuki Jimny yang baru terinspirasi oleh Jimny Samurai, terutama di sekitar area instrument cluster, dengan beberapa tombol yang besar agar memudahkan pengoperasian ketika dibawa offroad. Sistem infotainment 7 inch juga akan hadir bersama dengan tombol-tombol di setir, automatic climate control, cruise control dan sistem pengereman darurat otonom.

Berikut beberapa foto resmi yang dirilis Suzuki:






Nah, semoga saja Jimny terbaru ini akan dibawa ke Indonesia ya, tentunya dengan harga yang terjangkau hehe...

Penjualan Skutik 150cc, Yamaha Aerox Hanya 1/5-nya Vario 150. NMax dan PCX Bagaimana?

Penjualan skutik premium di kelas 150cc kini semakin ramai dengan semakin banyaknya varian yang hadir. Untuk saat ini sudah ada 4 varian dari 2 merek yang berbeda yang cukup laris di pasar Indonesia, yaitu Honda Vario 150, All New Honda PCX, Yamaha NMax dan Yamaha Aerox 155. Keempatnya menjadi andalan dari masing-masing pabrikan di kelasnya masing-masing.

All New PCX atau Aerox 155?
All New PCX atau Aerox 155?
Nah, setelah Vario 150 mengalami facelift dengan hadirnya New Vario di April 2018 lalu, apakah kehadirannya bisa diterima?

Berikut ini adalah data penjualan skutik 150cc di Indonesia yang dikeluarkan oleh AISI (Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia) di bulan Mei 2018 kemarin. Ternyata New Vario langsung melejit penjualannya dari yang "hanya" 45.286 unit di April 2018 menjadi 52.067 unit di Mei 2018, atau mengalami kenaikan sekitar 15%. Sementara untuk "kompetitor" terdekatnya, Yamaha Aerox 155 kembali mengalami  penurunan penjualan. Aerox hanya terjual sebanyak 10.005 unit di Mei 2018 atau turun sekitar 17%. Ini berarti jumlah penjualan Aerox 155 hanya 1/5-nya Vario 150!

Bagaimana dengan persaingan antara All New PCX dan Yamaha NMax? Monggo bisa disimak di tabel berikut :
Data Penjualan Metik 150cc - 2018
Data Penjualan Skutik 150cc - 2018
Dari data tabel di atas, terlihat kalau Yamaha Nmax juga kembali mengalami penurunan penjualan, sementara kompetitornya All New PCX justru sedikit mengalami kenaikan. Apakah ini berarti calon konsumen NMax sudah beralih ke PCX? Belum tentu juga sih, soalnya Yamaha juga memiliki satu andalan baru Maxi series, Yamaha Lexi yang penjualannya cukup menggembirakan di awal launchingnya. Bisa jadi ada sinting delman shifting demand :)
Tren Penjualan Metik 150cc - 2018
Tren Penjualan Metik 150cc - 2018
Dengan hasil penjualan di bulan Mei ini, maka Honda kembali merebut pucuk pimpinan di kelas skutik 150cc secara keseluruhan. Total penjualan gabungan Honda sudah mencapai 252.566 unit dari gabungan PCX dan Vario 150, sementara Yamaha hanya 237.294 unit dari gabungan Nmax dan Aerox selama 5 bulan.

Bulan depan sepertinya lebih menarik nih...

Begini Ternyata Enaknya Mudik Bersama Yamaha Lexi

Mudik sudah menjadi budaya di Indonesia. Setiap tahun berbondong-bondong, ribuan kendaraan baik roda dua, roda empat hingga yang tidak ada rodanya (baca : kapal laut) mengangkut jutaan penumpang untuk bisa bersilaturahmi dengan keluarganya. Jarak yang memisahkan jelas tidak menghalangi untuk melakukan perjalanan menuju lokasi tujuan.

Mudik dengan Yamaha Lexi, siapa takut?
Mudik dengan Yamaha Lexi, siapa takut?
Khusus untuk yang mudik menggunakan kendaraan roda dua alias sepeda motor, persiapan yang matang dan cermat harus dilakukan agar semuanya berjalan lancar. Dan Yamaha ternyata memahami kebutuhan konsumen yang menginginkan sepeda motor dengan fitur dan teknologi unggulan yang dapat mendukung perjalanan jauh.

Siapa lagi kalau bukan Yamaha Maxi series, yang salah satunya adalah Yamaha Lexi yang kini tengah naik daun. Yamaha Lexi, hadir dengan desain maxi elegan, teknologi Blue Core dan VVA (Variable Valve Actuation) serta fitur-fitur bermanfaat yang selama ini dicari oleh konsumen. Fitur-fitur tersebut juga snagat cocok untuk perjalanan jauh, seperti teknologi Blue Core dan VVA membuat Lexi irit bahan bakar, bertenaga dan lincah saat dipakai selap-selip di jalanan yang macet.

Selain itu, leganya ruang kaki Lexi juga dipastikan akan membuat perjalanan terasa lebih nyaman karena bisa selonjoran. Meskipun ada barang yang ditaruh di dek namun tidak mengganggu posisi kaki, jadi tetap nyaman. Jika berboncengan, rasa nyaman tidak hilang karena duduk di atas jok yang lapang dan panjang.
Yamaha Lexi
Yamaha Lexi
Selain nyaman, Lexi juga memiliki bagasi yang cukup besar sehingga bia menampung barang bawaan mudik yang biasanya cukup banyak. Tak lupa, ada fitur charger handphone yang sangat membantu untuk mengisi daya baterai sehingga komunikasi dan memperoleh informasi tetap lancar ketika ada di tengah perjalanan.

Lampu LED Lexi juga sangat terang shingga memudahkan perjalanan di malam hari. Lampu hazard juga tersedia, sehingga bisa sangat bermanfaat ketika dalam keadaan darurat. Ingat ya, hanya gunakan lampu hazard ketika darurat!

Salah satu konsumen Yamaha yang mudik menggunakan Yamah Lexi adalah Wahid Adi Nugroho. Ia menggunakan Lexi S miliknya untuk menemani kesehariannya dan mengantarkannya ke rumah handai taulan untuk merayakan Lebaran bersama.
”Dengan Lexi perjalanan ke rumah keluarga terasa lebih nyaman. Yang paling saya suka ruang kakinya lega jadi nggak pegel. Saya juga naruh tas di dek tapi tetap ada ruang buat selonjoran. Di boncengan juga bisa taruh barang karena seat yang panjang. Di bagasi saya taruh jas hujan, satu set tool kit, dua kanebo dan sepasang sendal. Komunikasi pun lancar, cari informasi mudah karena colokan charger bantu banget jadi nggak khawatir batere handphone habis pas di jalan,” ucap pemuda yang biasa disapa Wahid itu.
Wahid sudah mudik dengan Lexi, kamu kapan?
Wahid sudah mudik dengan Lexi, kamu kapan?
Nah, jelaskan kalau dengan Yamaha Lexi, perjalanan jauh seperti mudik bisa menjadi lebih nyaman? Namun juga perlu diingat kalau mudik menggunakan sepeda motor tetap memiliki resiko yang cukup tinggi, jadi selalu patuhi rambu lalu lintas dan beristirahat paling tidak setiap 2 jam sekali.


Dimas Ekky Akan Berlaga di Moto2 Catalunya Lewat Jalur Wild Card

Pembalap andalan Astra Honda Racing Team (AHRT), Dimas Ekky akan kembali berlaga di ajang Moto2 seri Catalunya akhir pekan nanti. Penampilan Dimas Ekky ini akan menjadi yang kedua setelah tahun lalu, Dimas juga berlaga di Moto2 Seri Sepang ketika menggantikan Jorge Navarro. Sayangnya, debut Dimas di Moto2 kurang berjalan mulus setelah tertabrak pembalap Australia, Remy Gardner.

Dimas Ekky di Moto2 Sepang 2017
Dimas Ekky di Moto2 Sepang 2017
Dimas sendiri kini tengah berlaga di CEV Moto2 dan berada di posisi 4 klasemen sementara. Pekan kemarin, Dimas berhasil finish di posisi 6 dan posisi 13 di 2 seri race CEV Moto2 di Catalunya.
“Saya sangat bersemangat karena mendapatkan wild card pada GP Catalunya akhir pekan ini. Saya ingin mendapatkan poin, tetapi saya juga tahu balapan Moto2 sangat sulit. Saya akan berusaha memberikan yang terbaik sepanjang akhir pekan nanti, menyelesaikan balapan, dan belajar sebanyak mungkin dari pembalap lain,” ungkap Dimas Ekky.
Melihat track record Dimas di Catalunya, Dimas mungkin bisa mendapatkan poin di sirkuit ini. Tahun lalu, Dimas bahkan berhasil naik ke podium di CEV Moto2 European Championship seri catalunya. Apalagi, seri kemarin, Dimas juga tampil cukup apik di sirkuit ini.

So, GP Catalunya akhir pekan nanti akan menjadi sangat spesial bagi Astra Honda dan Dimas Ekky. Setelah melalui berbagai level balapan internasional, mulai dari Asia Talent Cup, Asia Road Racing Championship, dan FIM CEV kini Dimas Ekky dan Astra Honda akhirnya bisa menjejakkan kaki di ajang paling bergengsi, Moto2 World Championship. Moto 2 Catalunya nanti akan digelar di hari Minggu, 17 Juni 2018 jam 17.20 WIB. Jangan sampai terlewat ya...

Semoga mimpi bangsa Indonesia untuk mencetak pembalap terbaik di kelas tertinggi MotoGP akan segera terwujud... Aamiin!

Capella Honda Lanjutkan Sosialisasi Safety Riding di SMA Negeri 19 Batam

Kegiatan sosialisasi safety riding tetap berlanjut di bulan Ramadhan tahun ini. Kali ini, program safety riding kembali mengunjungi salah satu sekolah menengah yang ada di kota Batam. program yang biasa dikenal dengan Safety Riding goes to School ini mengunjungi SMA Negeri 19 di daerah Tanjung Uncang, Batam.

Safety Riding goes to School di SMA Negeri 19 Batam
Safety Riding goes to School di SMA Negeri 19 Batam
Safety Riding goes to School merupakan program yang digelar reguler oleh PT. Capella Dinamik Nusantara wilayah Kepri. Di SMA N 19 ini, sekitar 100 siswa siswi mengikuti kegiatas sosialisasi safty riding ini. Puasa tidak menghalangi tim Safety Riding Capella Honda dan para peserta untuk mengikuti kegiatan ini. Walaupun demikian program Safety Riding goes to School di semester pertama 2018 ini juga mendapatkan sedikit kendala, antara lain beberapa sekolah yang sudah libur di bulan Juni ini, dimana untuk SMA 19 sendiri edukasi dilakukan di hari pembagian rapor.
Sekitar 100 peserta antusias dalam acara ini
Sekitar 100 peserta antusias dalam acara ini
"Kesulitan kami adalah sekolah-sekolah sudah memasuki masa liburan. Sebenarnya masih ada satu target sekolah lagi di bulan Juni ini untuk diedukasi. Namun berhubung libur sekolah, maka tim Safety Riding Capella Honda mengundurkan pelaksanaannya hingga KBM dimulai lagi di bulan Juli," kata Budi Winarto, Safety Riding Instructor PT. Capella. 
Sosialisasi safety riding di sekolah ini mendapatkan dukungan dan apresiasi dari pihak sekolah. Dra. Nelly Chandrawati, MM.Pd Kepala Sekolah SMA Negri 19 menyampaikan apresiasinya terkait penyelenggaraan acara edukasi Safety Riding ini.
"Sangat baik dan bermanfaat untuk siswa-siswi SMAN 19. Perlengkapan yang digunakan juga amat mendukung kegiatan secara keseluruhan,"  ujar Nelly. 
Penjelasan dari Instruktur Safety Riding Honda
Penjelasan dari Instruktur Safety Riding Honda
Hingga penyelenggaraan safety riding di SMA19 ini, maka total sudah ada 13 sekolah yang mendapatkan sosialisasi dan edukasi dari Tim Safety Riding Capella Honda. Tentunya masih ada banyak lagi sekolah yang akan disambangi nanti di semester kedua 2018.

Honda sendiri tetap terus berkomitmen untuk berkontribusi dalam upaya membudayakan keselamatan berkendara di masyarakat. Tujuannya tak lain adalah untuk menekan angka kecelakaan lalulintas di Indonesia yang terbilang sangat tinggi. Dan salah satunya dengan melaksanakan program Safety Riding goes to School ini.

Bulan Mei 2018, Penjualan New Ninja 250 Naik Lagi 2 Kali Lipat CBR250RR, Yamaha R25 Bagaimana?

Penjualan New Ninja 250 kembali naik di bulan Mei 2018 kemarin setelah di bulan April kemarin anjlok luar biasa. Seperti yang kita ketahui, hadirnya New Ninja 250 membuat pangsa pasar Kawasaki meningkat. Di 3 bulan pertama 2018, New Ninja selalu menyumbang jumlah penjualan yang cukup banyak hingga tembus angka 2.000 unit lebih, angka yang sangat sulit diraih untuk sport 250cc saat ini.

Motor sport fairing 250cc di Indonesia
Motor sport fairing 250cc di Indonesia
Namun, memasuki bulan keempat atau April 2018, penjualan New Ninja tiba-tiba ancur hingga mencapai angka 49 unit saja. Baca jugaPenjualan New Ninja 250 Anjlok 98%, Hanya Laku 49 Unit di April 2018. Anti Klimaks?

Berdasarkan data AISI yang baru dirilis, penjualan New Ninja 250 di Mei 2018 mengalami kenaikan yang lumayan, mencapai 216 unit. Secara persentase, angka ini mengalami kenaikan 341%, namun kalau melihat angkanya tetap saja masih snagat jauh dari harapan. Bagaimana dengan CBR250RR dan R25? Simak tabel dan grafik berikut ini:
Data Penjualan Motor Sport 250 cc Mei 2018
Data Penjualan Motor Sport 250 cc - 2018
Grafik Penjualan Motor Sport 250 cc 2018
Grafik Penjualan Motor Sport 250 cc
Honda CBR250RR dan R25 ternyata mengalami menurunan penjualan. CBR250RR hanya terjual sebanyak 107 unit sementara R25 hanya 83 unit. Turun tapi tidak terllau ekstrim seperti New Ninja. So, apakah memang pasar sebenarnya untuk sport fairing 250cc seperti ini? Bisa jadi...

Data AISI Bulan Mei 2018 : Honda Turun, Yamaha Tersenyum Bisa Naik 23%

Data AISI (Assosiasi Industri Sepedamotor Indonesia) bulan Mei 2018 mengalami kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya. Jika bulan April 2018, jumlah motor yang terjual di Indonesia adalah sebesar 580.921 unit, maka di bulan Mei kemarin jumlahnya menjadi 589.304 unit atau naik sekitar 1,4 %.

Penjualan Motor di Indonesia
Penjualan Motor di Indonesia
Kenaikan terbesar ternyata berasal dari pabrikan Yamaha. Pabrikan yang cukup ciamik dalam menelurkan produk-produk maxi skuter ini cukup bisa tersenyum dengan penjualan 140.068 unit, naik 23.8% dari bulan sebelumnya yang "hanya" 113.182 unit. Selain Yamaha, Suzuki, Kawasaki dan TVS juga mengalami kenaikan penjualan, seperti dalam tabel berikut :
Data AISI Bulan April - Mei 2018
Data AISI - Penjualan Motor bulan April - Mei 2018
Dari tabel di atas terlihat bahwa memang hanya Honda yang mengalami penurunan. Honda mengalami penurunan penjualan dari 458.499 unit di April menjadi 436.727 unit di Mei 2018. Selisihnya cukup lumayan, 3 kali lipat penjualan Suzuki.

Sementara itu, Suzuki juga ternyata masih mampu mempertahankan posisinya di posisi 3. Disinyalir, penjualan New Ninja 250 yang masih anjlok menjadi salah satu penyebab, lesunya penjualan Kawasaki. (Untuk data penjualan New Ninja dan pasar sport fairing 250cc menyusul). Selain itu, belum lama ini Suzuki juga cukup gencar menelurkan produk baru atau menyegarkan produknya sehingga membuat pasarnya juga turut naik.

Untuk TVS saya no comment saja ya... kita tunggu nanti setelah Apache RR310 dan beberapa motor skutiknya benar-benar dipasarkan.

Search